Senin, 07 Oktober 2024

Jawaban 2.3.f.1. Eksplorasi Konsep Modul 2.3 - 2.1

 

Jawaban 2.3.f.1. Eksplorasi Konsep Modul 2.3 - 2.1 Konsep Coaching secara Umum dan Konsep Coaching dalam Konteks Pendidikan

Metode Pengembangan Diri

Selain coaching, ada beberapa metode pengembangan diri yang lain yang bisa jadi sudah kita praktikan selama ini di sekolah yaitu mentoring, konseling, fasilitasi dan training.  Agar lebih memahami konsep coaching secara lebih mendalam, ada baiknya kita juga menyelami perbedaan peran coaching dengan metode-metode pengembangan diri tersebut. Untuk mengetahui perbedaan peran tersebut, mari kita simak terlebih dahulu definisi dari masing-masing metode pengembangan diri tersebut:

1. Definisi mentoring

Stone (2002) mendefinisikan mentoring sebagai suatu proses dimana seorang teman, guru, pelindung, atau pembimbing yang bijak dan penolong menggunakan pengalamannya untuk membantu seseorang dalam mengatasi kesulitan dan mencegah bahaya. Sedangkan Zachary (2002) menjelaskan bahwa mentoring memindahkan pengetahuan tentang banyak hal, memfasilitasi perkembangan, mendorong pilihan yang bijak dan membantu mentee untuk membuat perubahan.

2. Definisi konseling

Gibson dan Mitchell (2003) menyatakan bahwa konseling adalah hubungan bantuan antara konselor dan klien yang difokuskan pada pertumbuhan pribadi dan penyesuaian diri serta pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Sementara itu, Rogers (1942) dalam Hendrarno, dkk (2003:24), menyatakan bahwa konseling merupakan rangkaian-rangkaian kontak atau hubungan secara langsung dengan individu yang tujuannya memberikan bantuan dalam merubah sikap dan tingkah lakunya.

3. Definisi Fasilitasi

Shwarz (1994) mendefinisikan fasilitasi sebagai sebuah proses dimana seseorang yang dapat diterima oleh seluruh anggota kelompok, secara substantif berdiri netral, dan tidak punya otoritas mengambil kebijakan, melakukan intervensi untuk membantu kelompok memperbaiki cara-cara mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai masalah, serta membuat keputusan, agar bisa meningkatkan efektivitas kelompok itu.

4. Definisi Training

Training menurut Noe, Hollenbeck, Gerhart & Wright (2003) merupakan suatu usaha yang terencana untuk memfasilitasi pembelajaran tentang pekerjaan yang berkaitan dengan pengetahuan, keahlian dan perilaku oleh para pegawai.


Dari beberapa definisi yang telah disebutkan, untuk menyelami perbedaan peran coaching dengan metode-metode pengembangan diri tersebut

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.

Setelah membaca definisi-definisi mengenai mentoring, konseling, fasilitasi dan training, tuliskan yang Anda ketahui mengenai mentoring, coaching, konseling, training dan fasilitasi.

Jawaban

Mentoring : proses membimbing dengan bijak sesuai dengan pengalamannya untuk membantu dalam suatu permasalahan untuk mendapatkan perubahan.

Coaching : proses membantu mendapatkan rasa percaya diri dari seseorang untuk melakukan perbaikan atau pemecahan masalahnya sendiri.

Konseling : hubungan secara langsung yang memiliki tujuan untuk mendapatkan perubahan sikap dan tingkah laku.

Training : usaha yang terencana pembelajaran tentang pekerjaan yang berkaitan dengan pengetahuan, keahlian dan perilaku oleh para pegawai.

Fasilitasi : suatu bantuan dari perseorangan kepada kelompok untuk memperbaiki dan membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan suatu permasalahan pada kelompok tersebut.


Dalam berinteraksi di sekolah, ceritakan pengalaman Anda ketika berperan sebagai coach, mentor, konselor, fasilitator, dan trainer.

Jawaban

Coach : saya membantu teman yang memiliki masalah di kelasnya dengan saya menumbuhkan rasa percaya dirinya dan beliau dapat mendapatkan ide yang diingikan untuk diterapkan di kelasnya.

Mentor : saya memimbing siswa dalam belajar untuk lomba dengan melakukan hal yang sama yang pernah saya alami ketika saya masih bersekolah .

Konselor : saya membimbing siswa yang memiliki sifat penakut dan tidak percaya diri karena tidak bisa membaca, dengan bantuan saya anak tersebut perlahan daat percaya diri dan mulai dapat mengeja walaupun belum lancar.

Fasilitator : saya memberikan bantuan kepada siswa dalam memecahkan masalah di kelas, selian menjadi fasilitator saya juga mendampingi hingga masalah tersebut terselesaikan

Trainer : saya memberikan bantuan berupa pengalaman dalam menggunakan laptop kepada rekan yang kesusahan hingga beliau mahir dalam mengoperasikan laptop sekarang.


Ringkasan Sub Pembelajaan 2.1 DOWNLOAD